- Berusaha saling mengenal satu sama lain secara dinamis dan intensif.
- Paham dan sadari komitmen terhadap jenis hubungan yang ingin/telah dibangun bersama.
- Sadari tanggung jawab kedua belah pihak, dua hal diatas yang utama.
- Menyayangi, mengasihi, menghargai adalah kewajiban berdua. Saling memberi yang terbaik, semampu mungkin.
- Tidak sepenuhnya percaya, berhati-hati saat berterus-terang. Dilakukan agar tidak memberi efek shock yang tinggi saat hal-hal yang traumatis dan/atau diluar ekspektasi terjadi.
- Bertanya untuk memperjelas hal-hal yang meragukan atau mencemaskan. Meluruskan prasangka yang hadir, menyelesaikan permasalahan yang timbul. Sesegera mungkin.
- Kedua belah pihak harus sadar dirinya sebagai individu setara dengan yang lain. Merendah saat keliru, meninggi karena sadar akan tanggung jawab. Diterapkan secara simultan.
- Memahami makna kata "maaf", "tolong", dan "terima kasih". Bukan sekadar perkataan, namun ditindaki dengan bukti konkret. "maaf" berarti harus ada yang ditebus; "tolong" sebaiknya dipenuhi; "terima kasih" artinya harus dibalas di momen yang akan datang. Dilakukan semaksimal mungkin. Poin ini sulit dilakukan.
- Selalu mengingat tujuan awal komitmen dibuat bersama, agar ekspektasi selalu proporsional.
- Bertindak dengan tulus terhadap segala aktivitas, memberi sebanyak-banyaknya tanpa berharap imbalan (Mahabbah).
- Menyadari manusia selalu keliru, maka perlu saling memakumi saat berbuat salah dan tetap memperbaiki diri secara simultan.
- Menjaga hubungan adalah kewajiban semua pihak.
- Berserah diri pada Tuhan.
(Nanti diperbaiki lagi).